D4 Terapi Wicara dan Bahasa
Deskripsi
Program Studi D4 Terapi Wicara dan bahasa Politeknik Arutala Johana Hendarto dirancang untuk melahirkan terapis wicara profesional tingkat ahli yang memiliki kompetensi lanjutan dalam penanganan gangguan neurokognitif komunikasi, makan, dan menelan. Fokus keilmuan program ini meliputi gangguan akibat kerusakan sistem saraf pusat seperti gangguan bahasa, motorik bicara, demensia, dan gangguan komunikasi otak kanan yang membutuhkan pendekatan klinis komprehensif berbasis bukti ilmiah.
Sebagai kelanjutan dari Program Studi D3 Terapi Wicara, kurikulum D4 menguatkan kemampuan klinis, analisis kasus, penggunaan instrumen diagnostik, serta manajemen intervensi berbasis neurogenik. Mahasiswa dibekali dengan pengalaman belajar melalui praktik klinik di rumah sakit, pusat rehabilitasi, dan klinik terapis wicara yang berjejaring luas.
Profil Lulusan
Diploma IV Terapi Wicara dan Bahasa
Lulusan Program Studi D4 Terapi Wicara dan Bahasa adalah tenaga profesional yang memiliki kemampuan klinis, manajerial, edukatif, dan riset terapan di bidang komunikasi manusia. Mereka siap berperan dalam pelayanan terapi wicara yang berorientasi mutu, beretika, dan berwawasan global.
(P1) Pelaksana Layanan Terapi Wicara
Sebagai pelaksana terapi wicara yang mampu memberikan layanan bermutu dan terukur bagi individu dengan gangguan bahasa, wicara, suara, irama kelancaran, dan menelan, termasuk yang disebabkan oleh gangguan pendengaran dan keseimbangan. Lulusan mampu bekerja mandiri, berkolaborasi lintas profesi, dan menerapkan praktik berbasis bukti sesuai standar dan kode etik profesi.
(P2) Pengelola Layanan Terapi Wicara
Sebagai pengelola layanan terapi wicara yang memiliki jiwa wirausaha, tanggap terhadap perkembangan teknologi, serta mampu membangun dan mengelola layanan terapi di berbagai tatanan — klinik, rumah sakit, lembaga pendidikan, maupun komunitas. Lulusan mampu memelihara jaringan kerja sama dan mengembangkan pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
(P3) Promotor Komunikasi
Sebagai promotor komunikasi yang mampu menyampaikan pesan kesehatan tentang gangguan komunikasi dan menelan secara logis, kritis, dan inovatif. Lulusan berperan aktif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat melalui edukasi dan kampanye bidang ilmu yang terkait terapi wicara di berbagai media.
(P4) Perseptor Klinis
Sebagai perseptor klinis yang mampu membimbing mahasiswa atau tenaga baru dalam praktik terapi wicara dan bahasa. Lulusan dapat mengelola pembelajaran klinik, melakukan penelitian dasar terapan, serta mengembangkan model intervensi berbasis bukti untuk peningkatan mutu layanan terapi wicara.
Keunggulan
Program Studi D4 Terapi Wicara dan Bahasa unggul dalam mengintegrasikan ilmu komunikasi manusia, neuro-linguistik, dan teknologi. Mahasiswa dibekali keterampilan klinis mendalam, kemampuan dasar riset terapan, serta jiwa wirausaha dalam mengelola layanan terapi. Didukung oleh dosen berpengalaman dan jaringan praktik luas, lulusan siap menjadi terapis wicara profesional yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing global. Program ini baru , namun telah terakreditasi “Baik” oleh LAM-PTKes, menjamin keberadaan program ini yang sesuai dengan standar nasional kesehatan.
Persyaratan Penerimaan Mahasiswa Baru Politeknik Arutala Johana Hendarto
Program Studi - D4 Terapi Wicara dan Bahasa
- Lulusan SMA/SMU sederajat, semua jurusan.
- Usia maksimum 35 tahun saat mendaftar.
- Tinggi Badan:
- Wanita, minimum 145 cm.
- Pria, minimum 150 cm.
- Melengkapi administrasi.
- Fotokopi ijazah/STTB yang telah dilegalisir.
- Pas foto berwarna (usia foto, lima bulan terakhir):
- Ukuran 4x6 sebanyak 4 (empat) lembar.
- Ukuran 3x4 sebanyak 2 (dua) lembar.
- Lulus seleksi uji tulis dan uji kesehatan.
- Lulus seleksi uji komunikasi.
- Bersedia tidak hamil selama proses pendidikan.




